Banyak orang awam yang tidak faham dengan madu, sehingga khawatir ketika membeli madu dan beranggapan bahwa madu tersebut palsu atau terbuat dari gula, apalagi madu yang mengkristal.
Memang sama-sama manis, tapi dapat di bedakan dengan cara di tes, yaitu dengan cara ilmiah dan alamiah..
Cara Ilmiah:
Berikut kandungan gula pasir menurut berbagai sumber penelitian:
Kandungan Madu:
Berbagai Vitamin Yang Dapat Memenuhi Kebutuhan Tubuh Yaitu : A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, Asam Nikotinat Mineral Dan Garam. Seperti; Besi, Sulfur, Magnesium, Kalsium, Kalium, Sodium, Klorin, Tembaga, Krom, Nikel, Lead, Silica, Mangan, Alumininum, Aurum, Lithium, Thin, Zink, Dan Titanium
Dari hasil penelitian yang terdapat antara gula dengan madu jelas lebih banyak madu dan memiliki banyak perbedaan.
Cara mengetes kedua, yaitu dengan menggunakan serangga semut, kita semua tentu tau tidak ada yang dapat memerintah semut kecuali Tuhan dan tentu semut tidak akan bisa berbohong.
Teteskan gula yang sudah di cairkan di depan semut pemakan gula, bukan semut putih kecil berbau apek, karna semut tersebut memang suka makan apa saja, dan teteskan pula madu, lalu lihat hasilnya, semut lebih lahab makan gula atau madu, dan jikalau madu memiliki kualitas tinggi atau memiliki kadar air di atas 25% maka semut tidak akan mau sama sekali.
Dalam konteks ini akan kami jelaskan lebih detail tentang madu yang mengkristal.
1. Madu memiliki kualitas rendah atau memiliki kadar air tinggi dan memiliki kadar soda tinggi
2. Madu akan mengkristal di suhu tertentu, atau beda suhu dari daerah asal madu
3. Madu memiliki 2 (dua asal) yaitu bunga dan daun
4. Madu di serap dari tumbuhan tanah liat (lempung) yang banyak mengandung air atau memiliki curah hujan tinggi.
Madu tidak selalu berasal dari bunga, akan tetapi ada 2 (dua) sumber penyerapan, bisa dari bunga dan bisa dari daun.
Contoh tumbuhan yang bunganya tidak mengeluarkan madu, justru madu keluar dari daunya yaitu tanaman karet, ketika daun tumbuhan karet gugur lalu bersemi maka di pupus daun muda tersebut justru mengeluarkan madu yang berlimpah ruah, lalu tumbuhan ubi singkong (ketela), tidak semua ubi singkong daunya mengeluarkan madu tetapi ubi singkong yang berwarna kuning, madu akan keluar dari daun yang masih muda.
Itu tumbuhan yang mudah di kenali dan di temukan yang daunya mengeluarkan madu, dan jikalau di hutan tentu akan lebih banyak lagi tumbuhan yang mengeluarkan zat madu yang tidak dapat kita ketahui.
Sedangkan bunga yang mengeluarkan madu malah lebih banyak lagi, seperti durian, mangga, rambutan, klengkeng, randu, jambu, kaliandra, sono keling, kangkung, dan masih banyak lagi.
Dari uraian di atas maka akan lebih jelas dan tau sebab madu mengkristal dan madu yang tidak mengkristal, atau lebih jelasnya demikian:
Madu yang berasal dari daun cenderung akan mengkristal, dan madu akan mengkristal dengan sendirinya oleh berbagai sebab cuaca dan suhu.
Bahkan ada madu yang memiliki kadar soda tinggi, apabila di masukan botol kan meledak sendiri, di masukan coolkas dia mengkristal, biasanya madu jenis ini berasal dari daerah Pati-Jawa Tengah.
Jadi orang yang beranggapan madu mengkristal itu palsu, dia sebenarnya tidak tau tentang madu dan yang dia tau hanyalah gula pasir berbentuk kristal. Padahal antara gula dengan madu itu sangat jauh berbeda bahkan apabila di campur pun tidak akan bisa bersatu, gula cenderung berada di bawah dan berwarna bening agak coklat sedangkan madu berada di atas dengan warna aslinya.
Memang sama-sama manis, tapi dapat di bedakan dengan cara di tes, yaitu dengan cara ilmiah dan alamiah..
Cara Ilmiah:
Berikut kandungan gula pasir menurut berbagai sumber penelitian:
Energi
Protein
Lemak
Karbohidrat
Kalsium
Fosfor
Zat Besi
Vitamin A
Vitamin B1
Vitamin C
Kandungan Madu:
Berbagai Vitamin Yang Dapat Memenuhi Kebutuhan Tubuh Yaitu : A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, Asam Nikotinat Mineral Dan Garam. Seperti; Besi, Sulfur, Magnesium, Kalsium, Kalium, Sodium, Klorin, Tembaga, Krom, Nikel, Lead, Silica, Mangan, Alumininum, Aurum, Lithium, Thin, Zink, Dan Titanium
Dari hasil penelitian yang terdapat antara gula dengan madu jelas lebih banyak madu dan memiliki banyak perbedaan.
Cara mengetes kedua, yaitu dengan menggunakan serangga semut, kita semua tentu tau tidak ada yang dapat memerintah semut kecuali Tuhan dan tentu semut tidak akan bisa berbohong.
Teteskan gula yang sudah di cairkan di depan semut pemakan gula, bukan semut putih kecil berbau apek, karna semut tersebut memang suka makan apa saja, dan teteskan pula madu, lalu lihat hasilnya, semut lebih lahab makan gula atau madu, dan jikalau madu memiliki kualitas tinggi atau memiliki kadar air di atas 25% maka semut tidak akan mau sama sekali.
Dalam konteks ini akan kami jelaskan lebih detail tentang madu yang mengkristal.
1. Madu memiliki kualitas rendah atau memiliki kadar air tinggi dan memiliki kadar soda tinggi
2. Madu akan mengkristal di suhu tertentu, atau beda suhu dari daerah asal madu
3. Madu memiliki 2 (dua asal) yaitu bunga dan daun
4. Madu di serap dari tumbuhan tanah liat (lempung) yang banyak mengandung air atau memiliki curah hujan tinggi.
Madu tidak selalu berasal dari bunga, akan tetapi ada 2 (dua) sumber penyerapan, bisa dari bunga dan bisa dari daun.
Contoh tumbuhan yang bunganya tidak mengeluarkan madu, justru madu keluar dari daunya yaitu tanaman karet, ketika daun tumbuhan karet gugur lalu bersemi maka di pupus daun muda tersebut justru mengeluarkan madu yang berlimpah ruah, lalu tumbuhan ubi singkong (ketela), tidak semua ubi singkong daunya mengeluarkan madu tetapi ubi singkong yang berwarna kuning, madu akan keluar dari daun yang masih muda.
Itu tumbuhan yang mudah di kenali dan di temukan yang daunya mengeluarkan madu, dan jikalau di hutan tentu akan lebih banyak lagi tumbuhan yang mengeluarkan zat madu yang tidak dapat kita ketahui.
Sedangkan bunga yang mengeluarkan madu malah lebih banyak lagi, seperti durian, mangga, rambutan, klengkeng, randu, jambu, kaliandra, sono keling, kangkung, dan masih banyak lagi.
Dari uraian di atas maka akan lebih jelas dan tau sebab madu mengkristal dan madu yang tidak mengkristal, atau lebih jelasnya demikian:
Madu yang berasal dari daun cenderung akan mengkristal, dan madu akan mengkristal dengan sendirinya oleh berbagai sebab cuaca dan suhu.
Bahkan ada madu yang memiliki kadar soda tinggi, apabila di masukan botol kan meledak sendiri, di masukan coolkas dia mengkristal, biasanya madu jenis ini berasal dari daerah Pati-Jawa Tengah.
Jadi orang yang beranggapan madu mengkristal itu palsu, dia sebenarnya tidak tau tentang madu dan yang dia tau hanyalah gula pasir berbentuk kristal. Padahal antara gula dengan madu itu sangat jauh berbeda bahkan apabila di campur pun tidak akan bisa bersatu, gula cenderung berada di bawah dan berwarna bening agak coklat sedangkan madu berada di atas dengan warna aslinya.
No comments:
Post a Comment